AgribisnisAgribisnis

Cari

Cari artikel, laman, dokumen, dan dosen prestasi di situs ini

Research Overview

Riset dan Inovasi Agribisnis Berbasis Sains, Teknologi, dan Potensi Kepulauan

Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Buton mengembangkan penelitian yang berorientasi pada penyelesaian masalah nyata dalam bidang pertanian, agribisnis, ekonomi, teknologi, dan kemaritiman.

Kegiatan penelitian mengintegrasikan pendekatan ekonomi, manajemen, sains, teknologi digital, kewirausahaan, dan pemberdayaan masyarakat. Integrasi tersebut bertujuan menghasilkan pengetahuan, model, teknologi, dan rekomendasi kebijakan yang relevan bagi pembangunan wilayah Kepulauan Buton.

Keberadaan Program Studi Agribisnis di bawah Fakultas Sains dan Teknologi memperkuat pelaksanaan penelitian lintas disiplin. Pendekatan ini mendukung pengembangan agribisnis digital, analisis data pertanian, teknologi pengolahan, sistem rantai pasok, inovasi produk, serta kewirausahaan maritim yang berkelanjutan.

Arah Pengembangan Riset

Arah pengembangan riset Program Studi Agribisnis mengacu pada visi untuk menghasilkan sumber daya manusia unggul dalam agribisnis digital dan kewirausahaan maritim berkelanjutan yang berlandaskan nilai-nilai Islam serta berdaya saing global.

Penelitian diarahkan untuk:

  1. Mengembangkan agribisnis digital berbasis data dan teknologi.
  2. Meningkatkan daya saing komoditas unggulan Kepulauan Buton.
  3. Mengembangkan kewirausahaan agribisnis dan maritim.
  4. Memperkuat ketahanan pangan wilayah kepulauan.
  5. Meningkatkan efisiensi rantai pasok pertanian dan perikanan.
  6. Menghasilkan inovasi produk berbasis potensi lokal.
  7. Mendukung adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
  8. Memperkuat kelembagaan petani, nelayan, UMKM, dan BUMDes.
  9. Menghasilkan rekomendasi kebijakan berbasis bukti.
  10. Meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui hilirisasi hasil penelitian.

Setiap kegiatan penelitian dilaksanakan dengan menjunjung integritas akademik, etika ilmiah, tanggung jawab sosial, serta nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan.

Fokus Riset Utama

1. Agribisnis Digital dan Analisis Data

Riset agribisnis digital mengkaji pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan efisiensi produksi, pemasaran, distribusi, dan pengambilan keputusan. Penelitian juga diarahkan pada pengembangan sistem informasi dan penggunaan data untuk mendukung pelaku agribisnis.

Topik penelitian meliputi:

  • Digital marketing produk pertanian dan maritim
  • Perdagangan elektronik produk lokal
  • Sistem informasi agribisnis
  • Analisis data pertanian
  • Literasi digital pelaku usaha
  • Pemanfaatan media sosial untuk pemasaran
  • Adopsi teknologi oleh petani dan UMKM
  • Pengambilan keputusan berbasis data
  • Pemanfaatan kecerdasan buatan dalam agribisnis
  • Pertanian presisi
  • Platform pemasaran produk lokal
  • Transformasi digital kelembagaan agribisnis

Riset ini diharapkan membantu pelaku usaha memperluas pasar, meningkatkan efisiensi, dan mengambil keputusan secara lebih tepat.

2. Kewirausahaan Agribisnis dan Maritim

Riset kewirausahaan berfokus pada pengembangan usaha yang memanfaatkan sumber daya pertanian, pesisir, dan kelautan secara produktif serta bertanggung jawab.

Topik penelitian meliputi:

  • Pengembangan AgrisosioPreneur
  • Model bisnis agribisnis
  • Kelayakan usaha pertanian dan maritim
  • Kewirausahaan sosial
  • Inovasi produk lokal
  • Strategi pengembangan UMKM
  • Ekonomi kreatif masyarakat pesisir
  • Pembiayaan usaha
  • Legalitas dan standardisasi produk
  • Pengembangan merek
  • Etika bisnis Islam
  • Keberlanjutan usaha masyarakat kepulauan

Penelitian pada bidang ini diarahkan untuk melahirkan wirausahawan yang mampu menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan memberdayakan masyarakat.

3. Rantai Pasok dan Logistik Kepulauan

Kondisi geografis kepulauan menimbulkan tantangan dalam transportasi, distribusi, penyimpanan, biaya logistik, dan akses pasar. Karena itu, Program Studi Agribisnis mengembangkan riset rantai pasok yang sesuai dengan karakteristik wilayah Kepulauan Buton.

Topik penelitian mencakup:

  • Efisiensi rantai pasok
  • Analisis rantai nilai
  • Saluran pemasaran
  • Tataniaga komoditas
  • Logistik antarpulau
  • Manajemen persediaan
  • Risiko rantai pasok
  • Distribusi produk segar
  • Sistem rantai dingin
  • Hubungan produsen dan pasar
  • Integrasi rantai pasok pertanian dan perikanan
  • Pemanfaatan teknologi dalam distribusi produk

Hasil penelitian diharapkan dapat mengurangi biaya distribusi, mempertahankan mutu produk, dan memperluas akses pasar.

4. Ketahanan Pangan Wilayah Kepulauan

Riset ketahanan pangan mengkaji kemampuan wilayah dalam menyediakan pangan yang cukup, aman, bergizi, terjangkau, dan berkelanjutan.

Ruang lingkup penelitian meliputi:

  • Ketersediaan pangan
  • Akses dan keterjangkauan pangan
  • Diversifikasi pangan lokal
  • Stabilitas harga pangan
  • Pola konsumsi masyarakat
  • Sistem pangan pesisir
  • Kerentanan pangan
  • Pengembangan pertanian terpadu
  • Integrasi pertanian dan perikanan
  • Dampak perubahan iklim terhadap pangan
  • Strategi penguatan cadangan pangan
  • Kebijakan ketahanan pangan daerah

Riset ini mendukung penyusunan sistem pangan yang sesuai dengan karakter sosial, ekonomi, dan geografis wilayah kepulauan.

5. Pengembangan Komoditas Unggulan

Program Studi Agribisnis memprioritaskan penelitian pada komoditas yang memiliki nilai ekonomi dan potensi pengembangan di Kepulauan Buton.

Komoditas prioritas meliputi:

  • Jambu mete
  • Kelapa
  • Rumput laut
  • Produk perikanan tangkap
  • Produk perikanan budidaya
  • Tanaman pangan lokal
  • Komoditas hortikultura
  • Produk olahan pertanian dan perikanan

Penelitian dapat membahas aspek produksi, biaya, pendapatan, pemasaran, pengolahan, kelembagaan, teknologi, nilai tambah, daya saing, dan keberlanjutan.

Komoditas atau bidang

Isu penelitian

Jambu mete

Produktivitas, pengolahan, pemasaran, nilai tambah, dan daya saing

Kelapa

Diversifikasi produk, pendapatan, rantai pasok, dan pengembangan usaha

Rumput laut

Kualitas produk, kelayakan usaha, pemasaran, dan kelembagaan

Perikanan

Pengolahan, distribusi, rantai dingin, pemasaran, dan nilai tambah

Tanaman pangan

Produktivitas, ketahanan pangan, pemasaran, dan adaptasi iklim

Hortikultura

Produksi, pascapanen, distribusi, harga, dan akses pasar

Produk olahan

Inovasi produk, keamanan pangan, kemasan, merek, dan pemasaran

6. Teknologi Pengolahan dan Inovasi Produk

Riset teknologi pengolahan diarahkan untuk meningkatkan mutu, keamanan, daya simpan, dan nilai ekonomi produk pertanian serta maritim.

Topik penelitian dapat mencakup:

  • Inovasi produk pangan lokal
  • Pengolahan hasil pertanian
  • Pengolahan hasil perikanan
  • Teknologi pascapanen
  • Pengembangan kemasan
  • Keamanan dan mutu pangan
  • Diversifikasi produk
  • Pemanfaatan hasil samping produksi
  • Pengurangan kehilangan hasil
  • Standardisasi produk
  • Teknologi tepat guna
  • Pengembangan produk ramah lingkungan

Riset ini membuka peluang kolaborasi antara bidang agribisnis dengan disiplin ilmu lain di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi.

7. Pemberdayaan Masyarakat Agribisnis Pesisir

Penelitian pemberdayaan masyarakat berfokus pada peningkatan kapasitas petani, nelayan, pelaku UMKM, kelompok perempuan, generasi muda, dan kelembagaan ekonomi desa.

Topik penelitian meliputi:

  • Penguatan kelompok tani dan nelayan
  • Pengembangan BUMDes
  • Pendampingan UMKM
  • Literasi keuangan
  • Akses pembiayaan usaha
  • Partisipasi masyarakat
  • Peran perempuan dalam agribisnis
  • Regenerasi petani
  • Kewirausahaan pemuda
  • Pengembangan desa inovasi
  • Kelembagaan ekonomi masyarakat
  • Model pemberdayaan masyarakat pesisir

Pendekatan partisipatif digunakan agar penelitian sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan dapat diterapkan secara langsung.

8. Perubahan Iklim dan Agribisnis Berkelanjutan

Perubahan iklim memengaruhi produktivitas, hasil tangkapan, distribusi, harga, dan pendapatan pelaku agribisnis. Program Studi Agribisnis mengembangkan penelitian untuk memperkuat kemampuan masyarakat dalam menghadapi risiko tersebut.

Topik penelitian mencakup:

  • Dampak perubahan iklim terhadap usaha tani
  • Risiko produksi dan pendapatan
  • Strategi adaptasi petani dan nelayan
  • Pertanian berkelanjutan
  • Efisiensi penggunaan sumber daya
  • Manajemen risiko komoditas
  • Ekonomi lingkungan
  • Rantai pasok rendah emisi
  • Ketahanan usaha menghadapi bencana
  • Sistem pertanian dan perikanan terpadu
  • Pengelolaan limbah agribisnis
  • Model usaha ramah lingkungan

9. Kelembagaan dan Kebijakan Agribisnis

Riset kelembagaan dan kebijakan bertujuan menghasilkan rekomendasi yang mendukung tata kelola agribisnis, perlindungan pelaku usaha, serta pembangunan ekonomi daerah.

Topik penelitian meliputi:

  • Kelembagaan petani dan nelayan
  • Kemitraan agribisnis
  • Koperasi dan BUMDes
  • Kebijakan harga dan pemasaran
  • Kebijakan ketahanan pangan
  • Perlindungan usaha mikro
  • Akses terhadap pembiayaan
  • Peran pemerintah daerah
  • Tata kelola sumber daya
  • Kolaborasi pentahelix
  • Kebijakan pembangunan wilayah pesisir
  • Evaluasi program pertanian dan maritim

Pendekatan Penelitian

Program Studi Agribisnis menggunakan berbagai pendekatan sesuai dengan masalah, tujuan, jenis data, dan konteks penelitian.

Pendekatan yang dapat digunakan meliputi:

  • Penelitian kuantitatif
  • Penelitian kualitatif
  • Metode campuran
  • Studi kasus
  • Survei
  • Penelitian eksperimen
  • Penelitian pengembangan
  • Penelitian tindakan partisipatif
  • Analisis kelayakan usaha
  • Analisis pemasaran
  • Analisis rantai nilai
  • Analisis rantai pasok
  • Analisis kebijakan
  • Pemodelan ekonomi
  • Analisis spasial
  • Analisis data digital

Pemilihan metode harus mengikuti rumusan masalah dan standar ilmiah agar hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan.

Integrasi Sains, Teknologi, dan Agribisnis

Program Studi Agribisnis mengembangkan penelitian lintas disiplin melalui integrasi agribisnis dengan bidang sains dan teknologi.

Integrasi tersebut dapat diwujudkan melalui:

  • Pemanfaatan teknologi digital untuk pemasaran
  • Pengembangan sistem informasi agribisnis
  • Analisis data produksi dan pasar
  • Pemanfaatan kecerdasan buatan
  • Teknologi pengolahan hasil
  • Pengembangan kemasan dan mutu produk
  • Sistem pemantauan rantai pasok
  • Pengembangan teknologi tepat guna
  • Pemanfaatan data spasial
  • Inovasi pertanian dan perikanan berkelanjutan

Pendekatan lintas disiplin memperkuat kemampuan program studi dalam menghasilkan solusi yang inovatif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Integrasi Riset dan Pembelajaran

Penelitian diintegrasikan ke dalam proses pembelajaran agar mahasiswa memahami hubungan antara teori, data, dan persoalan di lapangan.

Integrasi dilaksanakan melalui:

  • Pembelajaran berbasis kasus
  • Project-Based Learning
  • Praktikum analisis data
  • Penugasan berbasis penelitian
  • Penelitian bersama dosen
  • Program Kreativitas Mahasiswa
  • MBKM bidang penelitian
  • Kuliah Kerja Amaliyah
  • Penelitian skripsi
  • Seminar hasil penelitian
  • Penulisan artikel ilmiah

Mahasiswa didorong untuk terlibat sejak tahap identifikasi masalah, pengumpulan data, analisis, hingga publikasi hasil penelitian.

Keterlibatan Mahasiswa

Mahasiswa memiliki peran penting dalam ekosistem riset Program Studi Agribisnis. Keterlibatan mahasiswa dapat dilakukan melalui:

  • Penelitian skripsi
  • Asisten penelitian dosen
  • Program Kreativitas Mahasiswa
  • MBKM penelitian
  • Survei lapangan
  • Pengolahan dan analisis data
  • Penelitian bersama mitra
  • Penyusunan artikel ilmiah
  • Presentasi seminar
  • Pengembangan produk inovatif
  • Pengajuan Hak Kekayaan Intelektual
  • Pengabdian berbasis hasil penelitian

Keterlibatan tersebut membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan penelitian, komunikasi ilmiah, pemecahan masalah, literasi digital, dan kerja sama tim.

Kelompok Bidang Keahlian

Pengembangan penelitian didukung melalui Kelompok Bidang Keahlian atau kelompok riset yang menghimpun dosen dan mahasiswa berdasarkan kepakaran.

Kelompok bidang keahlian dapat diarahkan pada:

  1. Agribisnis digital dan pemasaran
  2. Ekonomi serta kebijakan pertanian
  3. Kewirausahaan agribisnis dan maritim
  4. Rantai pasok dan logistik kepulauan
  5. Pemberdayaan masyarakat pesisir
  6. Ketahanan pangan dan perubahan iklim
  7. Kelembagaan dan pembiayaan agribisnis
  8. Inovasi produk dan teknologi pengolahan

Kelompok tersebut menjadi ruang kolaborasi untuk menyusun proposal, memperoleh hibah, melaksanakan penelitian, dan menghasilkan publikasi.

Kolaborasi Riset

Program Studi Agribisnis membuka kerja sama penelitian dengan berbagai pemangku kepentingan.

Mitra potensial meliputi:

  • Perguruan tinggi dalam dan luar negeri
  • Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah
  • Pemerintah daerah
  • Dinas pertanian
  • Dinas kelautan dan perikanan
  • Badan perencanaan pembangunan daerah
  • Badan riset
  • BUMN dan BUMD
  • Perusahaan pertanian dan maritim
  • Lembaga keuangan
  • BUMDes
  • Koperasi
  • Kelompok tani dan nelayan
  • UMKM
  • Organisasi nonpemerintah
  • Komunitas masyarakat pesisir

Kolaborasi diarahkan pada pertukaran pengetahuan, pemanfaatan data, penguatan metode, peningkatan publikasi, perluasan pendanaan, dan penerapan hasil penelitian.

Kolaborasi Pentahelix

Program Studi Agribisnis menerapkan pendekatan pentahelix yang melibatkan perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, masyarakat, dan media.

Kolaborasi ini bertujuan untuk:

  • Menentukan masalah penelitian yang relevan
  • Memperluas akses data dan lokasi penelitian
  • Mengembangkan inovasi bersama
  • Meningkatkan pemanfaatan hasil penelitian
  • Mendukung pengambilan kebijakan
  • Memperluas jaringan pemasaran produk lokal
  • Memperkuat program pemberdayaan masyarakat
  • Meningkatkan dampak sosial dan ekonomi penelitian

Luaran Penelitian

Setiap penelitian diarahkan untuk menghasilkan luaran akademik dan praktis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat serta mitra.

Luaran penelitian dapat berupa:

  • Artikel jurnal nasional
  • Artikel jurnal internasional
  • Prosiding seminar
  • Buku dan monograf
  • Policy brief
  • Model pengembangan agribisnis
  • Basis data komoditas
  • Modul pembelajaran
  • Produk dan prototipe
  • Hak Kekayaan Intelektual
  • Rekomendasi kebijakan
  • Model bisnis
  • Sistem informasi
  • Teknologi tepat guna
  • Materi pengabdian kepada masyarakat

Program studi mendorong publikasi pada jurnal nasional terakreditasi dan jurnal internasional bereputasi.

Hilirisasi Hasil Riset

Hasil penelitian tidak hanya diarahkan untuk menghasilkan publikasi. Program Studi Agribisnis mendorong penerapan hasil penelitian melalui pengabdian kepada masyarakat, pengembangan produk, pendampingan usaha, dan rekomendasi kebijakan.

Hilirisasi hasil penelitian diarahkan untuk:

  • Meningkatkan kapasitas petani dan nelayan
  • Meningkatkan mutu produk
  • Mengembangkan produk bernilai tambah
  • Memperbaiki efisiensi produksi
  • Memperluas akses pasar
  • Meningkatkan literasi digital
  • Memperkuat kelembagaan masyarakat
  • Mendukung legalitas usaha dan produk
  • Meningkatkan pendapatan masyarakat
  • Memperkuat ketahanan pangan daerah
  • Mendukung pembangunan berkelanjutan

Riset dan Pengabdian kepada Masyarakat

Program Studi Agribisnis menghubungkan penelitian dengan kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Hasil penelitian digunakan sebagai dasar penyusunan program pendampingan dan pemberdayaan.

Bentuk penerapannya meliputi:

  • Pendampingan digital marketing
  • Pengembangan produk lokal
  • Penyusunan model bisnis
  • Pelatihan manajemen usaha
  • Penguatan kelembagaan
  • Pendampingan BUMDes
  • Literasi keuangan
  • Fasilitasi legalitas produk
  • Pengembangan desa binaan
  • Penerapan teknologi tepat guna
  • Penguatan rantai pasok
  • Pemberdayaan UMKM petani dan nelayan

Pendekatan ini memastikan penelitian memberikan manfaat yang terukur bagi masyarakat.

Integritas dan Etika Penelitian

Seluruh kegiatan penelitian wajib menjunjung kejujuran, objektivitas, transparansi, dan tanggung jawab akademik.

Setiap peneliti wajib:

  1. Menghindari plagiarisme.
  2. Tidak melakukan fabrikasi atau falsifikasi data.
  3. Menggunakan metode yang dapat dipertanggungjawabkan.
  4. Mencantumkan sumber secara benar.
  5. Menjaga privasi responden dan informan.
  6. Memperoleh persetujuan dan izin penelitian.
  7. Menyampaikan hasil secara jujur.
  8. Menyimpan data penelitian dengan aman.
  9. Mengungkapkan konflik kepentingan.
  10. Mengakui kontribusi setiap anggota tim.
  11. Menggunakan teknologi digital secara bertanggung jawab.
  12. Mematuhi ketentuan etik universitas.

Penelitian yang melibatkan manusia, data pribadi, komunitas adat, atau kelompok rentan harus menerapkan prinsip perlindungan subjek penelitian.

Fasilitas Pendukung Riset

Pengembangan penelitian didukung melalui penyediaan dan penguatan fasilitas akademik, antara lain:

  • Laboratorium agribisnis
  • Laboratorium komputer
  • Perangkat pengolahan data
  • Akses sumber pustaka
  • Repository institusi
  • Sistem informasi akademik
  • Smart Agribusiness Laboratory
  • Inkubator Bisnis Agribisnis Maritim
  • Perangkat dokumentasi dan survei
  • Jaringan kerja sama dengan mitra

Fasilitas tersebut dikembangkan secara bertahap untuk mendukung penelitian dosen, mahasiswa, dan mitra.

Sasaran Pengembangan Riset 2024–2028

Program Studi Agribisnis menetapkan sasaran pengembangan riset sebagai berikut:

  1. Meningkatkan jumlah penelitian pada bidang agribisnis digital dan maritim.
  2. Meningkatkan penelitian berbasis komoditas unggulan Kepulauan Buton.
  3. Meningkatkan publikasi dosen dan mahasiswa.
  4. Memperkuat kelompok bidang keahlian.
  5. Meningkatkan perolehan hibah penelitian eksternal.
  6. Mengembangkan kolaborasi riset nasional dan internasional.
  7. Mendorong penelitian lintas bidang sains dan teknologi.
  8. Meningkatkan hilirisasi hasil penelitian.
  9. Menghasilkan inovasi yang digunakan masyarakat dan mitra.
  10. Meningkatkan perolehan Hak Kekayaan Intelektual.
  11. Mengembangkan basis data agribisnis wilayah kepulauan.
  12. Memperkuat fasilitas riset dan analisis data.

Peluang Kolaborasi

Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Buton terbuka terhadap kerja sama penelitian, publikasi, pengembangan inovasi, pemanfaatan data, dan hilirisasi hasil riset.

Kolaborasi dapat dilakukan dalam bentuk:

  • Penelitian bersama
  • Survei dan kajian kebijakan
  • Pengembangan komoditas unggulan
  • Pengembangan desa binaan
  • Pendampingan UMKM
  • Pengembangan sistem digital
  • Pengembangan teknologi tepat guna
  • Seminar dan konferensi
  • Publikasi bersama
  • Pertukaran peneliti
  • Program penelitian mahasiswa
  • Pengembangan produk
  • Hilirisasi inovasi

Informasi Riset dan Inovasi

Informasi mengenai kegiatan penelitian, publikasi, hibah, agenda ilmiah, dan peluang kolaborasi dapat diperoleh melalui Program Studi Agribisnis, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Muhammadiyah Buton.