AgribisnisAgribisnis

Cari

Cari artikel, laman, dokumen, dan dosen prestasi di situs ini

Praktikum

Praktikum merupakan bagian penting dalam proses pembelajaran Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Buton. Kegiatan ini dirancang untuk memperkuat pemahaman mahasiswa melalui penerapan teori, penggunaan teknologi, pengolahan dan analisis data, serta penyelesaian permasalahan agribisnis secara langsung.

Pelaksanaan praktikum mendukung Kurikulum 2025 berbasis Outcome-Based Education (OBE). Setiap kegiatan diarahkan pada pencapaian kompetensi yang terukur, meliputi penguasaan pengetahuan, keterampilan teknis, kemampuan analitis, kerja sama, komunikasi, kepemimpinan, dan etika profesional.

Tujuan Praktikum

Kegiatan praktikum bertujuan untuk:

  • Menghubungkan teori perkuliahan dengan kondisi nyata.
  • Meningkatkan keterampilan teknis dan manajerial mahasiswa.
  • Melatih kemampuan mengamati, mengumpulkan, dan menganalisis data.
  • Mengembangkan kemampuan memecahkan masalah agribisnis.
  • Meningkatkan kemampuan menggunakan teknologi dan aplikasi digital.
  • Membiasakan mahasiswa bekerja secara sistematis, teliti, dan bertanggung jawab.
  • Menumbuhkan kreativitas, inovasi, kerja sama, dan jiwa kewirausahaan.
  • Membentuk sikap profesional yang berlandaskan nilai-nilai Islam.

Bentuk Kegiatan Praktikum

Praktikum Program Studi Agribisnis dapat dilaksanakan dalam beberapa bentuk berikut:

1. Praktikum Laboratorium

Mahasiswa melakukan pengamatan, pengujian, pengolahan data, dan kegiatan eksperimental dengan menggunakan peralatan dan fasilitas laboratorium.

2. Praktikum Komputer

Mahasiswa menggunakan perangkat lunak untuk mengolah data, melakukan analisis statistik dan ekonometrika, menyusun laporan keuangan, membuat perencanaan usaha, serta mempelajari sistem informasi agribisnis.

3. Praktikum Lapangan

Mahasiswa melakukan observasi dan pengumpulan data pada lahan pertanian, kelompok tani, UMKM, perusahaan, pasar, lembaga keuangan, instansi pemerintah, dan masyarakat agraris maupun pesisir.

4. Studi Kasus

Mahasiswa menganalisis permasalahan nyata dalam bidang produksi, pemasaran, pembiayaan, kelembagaan, rantai pasok, kebijakan, dan pembangunan agribisnis.

5. Proyek Agribisnis

Mahasiswa merancang dan menjalankan proyek yang menghasilkan produk, model usaha, strategi pemasaran, laporan kelayakan, atau solusi terhadap permasalahan agribisnis.

6. Simulasi Bisnis

Mahasiswa melakukan simulasi pengambilan keputusan dalam kegiatan produksi, pemasaran, keuangan, sumber daya manusia, perdagangan, dan pengelolaan usaha agribisnis.

Ruang Lingkup Praktikum

Kegiatan praktikum mencakup berbagai bidang kompetensi, antara lain:

  • Ilmu dan teknologi pertanian;
  • Budidaya dan agronomi;
  • Perlindungan tanaman;
  • Ilmu tanah dan agroklimatologi;
  • Pengolahan hasil pertanian;
  • Teknologi dan diversifikasi pangan;
  • Statistika dan ekonometrika;
  • Akuntansi dan manajemen keuangan;
  • Manajemen produksi agribisnis;
  • Pemasaran dan tata niaga pertanian;
  • Kelayakan dan perencanaan bisnis;
  • Penyuluhan dan komunikasi pertanian;
  • Sistem informasi manajemen pertanian;
  • Agribisnis digital dan e-commerce;
  • Rantai pasok agrikultur-maritim;
  • Pengelolaan lingkungan dan sumber daya.

Mata Kuliah yang Memuat Praktikum

Beberapa mata kuliah yang memiliki komponen praktikum berdasarkan struktur Kurikulum Agribisnis 2025 adalah:

Semester

Mata Kuliah

Teori

Praktik

Jumlah

I

Biologi Pertanian

2 SKS

1 SKS

3 SKS

II

Statistika Parametrik

2 SKS

1 SKS

3 SKS

II

Dasar-Dasar Agronomi

2 SKS

1 SKS

3 SKS

III

Dasar-Dasar Perlindungan Tanaman

2 SKS

1 SKS

3 SKS

III

Penyuluhan dan Komunikasi Pertanian

2 SKS

1 SKS

3 SKS

III

Ilmu Tanah

2 SKS

1 SKS

3 SKS

III

Entrepreneurship Lanjutan

1 SKS

2 SKS

3 SKS

IV

Metode Ilmiah

1 SKS

1 SKS

2 SKS

IV

Ekonometrika

2 SKS

1 SKS

3 SKS

IV

Bahasa Inggris Bisnis

1 SKS

1 SKS

2 SKS

IV

Teknologi Informasi Pertanian Maritim

1 SKS

2 SKS

3 SKS

V

Riset Operasi

2 SKS

1 SKS

3 SKS

V

Perkreditan dan Perbankan

2 SKS

1 SKS

3 SKS

V

Kemitraan dan Kelembagaan Pertanian

2 SKS

1 SKS

3 SKS

V

Analisis Dampak Lingkungan

2 SKS

1 SKS

3 SKS

VI

Manajemen Produksi Agribisnis

2 SKS

1 SKS

3 SKS

VI

Statistika Nonparametrik

2 SKS

1 SKS

3 SKS

VI

Sistem Informasi Manajemen Pertanian

2 SKS

1 SKS

3 SKS

VI

Ketahanan Pangan

2 SKS

1 SKS

3 SKS

VI

Diversifikasi Olahan Pangan Lokal

2 SKS

1 SKS

3 SKS

VII

Teknologi Pangan

2 SKS

1 SKS

3 SKS

VII

Manajemen Proyek

2 SKS

1 SKS

3 SKS

VII

Ilmu Usaha Tani

2 SKS

1 SKS

3 SKS

VII

Perencanaan Bisnis

2 SKS

1 SKS

3 SKS

Daftar kegiatan, jadwal, lokasi, dan pembagian kelompok praktikum ditetapkan oleh dosen pengampu dan Program Studi Agribisnis pada setiap semester.

Tahapan Pelaksanaan

Pelaksanaan praktikum secara umum dilakukan melalui tahapan berikut:

  1. Dosen menyampaikan tujuan, capaian, jadwal, dan tata tertib praktikum.
  2. Mahasiswa mempelajari modul atau petunjuk praktikum.
  3. Mahasiswa mengikuti pengarahan dan penjelasan keselamatan kerja.
  4. Praktikum dilaksanakan secara individu atau kelompok.
  5. Mahasiswa mencatat data, hasil pengamatan, dan temuan.
  6. Hasil kegiatan dianalisis dan didiskusikan.
  7. Mahasiswa menyusun laporan atau menghasilkan produk proyek.
  8. Dosen melakukan penilaian dan memberikan umpan balik.
  9. Hasil praktikum didokumentasikan sebagai bagian dari portofolio pembelajaran.

Tata Tertib Praktikum

Mahasiswa yang mengikuti praktikum wajib:

  • Hadir tepat waktu sesuai jadwal.
  • Mengenakan pakaian dan perlengkapan keselamatan yang ditentukan.
  • Membawa modul, alat tulis, dan perlengkapan praktikum.
  • Mengikuti instruksi dosen, laboran, atau pendamping lapangan.
  • Menggunakan alat dan bahan secara hati-hati serta bertanggung jawab.
  • Menjaga kebersihan, keamanan, dan ketertiban lokasi praktikum.
  • Tidak memindahkan atau menggunakan peralatan tanpa izin.
  • Mencatat hasil praktikum secara jujur.
  • Menjaga etika ketika berinteraksi dengan mitra dan masyarakat.
  • Menyelesaikan laporan sesuai waktu yang ditetapkan.

Keselamatan dan Etika

Keselamatan mahasiswa menjadi prioritas dalam setiap kegiatan praktikum. Sebelum kegiatan dimulai, mahasiswa wajib memahami risiko, prosedur penggunaan alat, penanganan bahan, serta tindakan dalam keadaan darurat.

Dalam kegiatan lapangan, mahasiswa wajib menghormati adat, budaya, privasi, dan hak masyarakat. Pengambilan data, foto, rekaman, atau informasi dari responden harus dilakukan dengan persetujuan dan digunakan untuk kepentingan akademik.

Penilaian Praktikum

Penilaian dilaksanakan sesuai Rencana Pembelajaran Semester dan rubrik mata kuliah. Komponen penilaian dapat meliputi:

Komponen

Aspek yang Dinilai

Kehadiran dan disiplin

Ketepatan waktu dan kepatuhan terhadap tata tertib

Persiapan

Penguasaan modul, kesiapan alat, dan pemahaman prosedur

Pelaksanaan

Ketelitian, keterampilan, keselamatan, dan tanggung jawab

Kerja sama

Komunikasi, pembagian tugas, dan kontribusi dalam kelompok

Data dan analisis

Ketepatan pencatatan, pengolahan, serta interpretasi hasil

Laporan

Sistematika, kualitas pembahasan, dan ketepatan waktu

Presentasi atau produk

Kemampuan menyampaikan hasil dan kualitas luaran

Sikap profesional

Kejujuran, etika, inisiatif, dan kepedulian lingkungan

Bobot setiap komponen ditetapkan oleh dosen pengampu dan disampaikan kepada mahasiswa pada awal perkuliahan.

Luaran Praktikum

Luaran kegiatan praktikum dapat berupa:

  • Laporan praktikum;
  • Laporan observasi lapangan;
  • Data dan hasil analisis;
  • Produk olahan pangan;
  • Rencana atau model bisnis;
  • Analisis kelayakan usaha;
  • Strategi pemasaran digital;
  • Media penyuluhan;
  • Peta rantai pasok;
  • Portofolio proyek;
  • Presentasi atau poster ilmiah.

Melalui kegiatan praktikum, mahasiswa diharapkan memiliki pengalaman belajar yang kontekstual dan mampu menerapkan ilmu agribisnis untuk mengembangkan potensi pertanian serta kemaritiman secara inovatif, Islami, dan berkelanjutan.