AgribisnisAgribisnis

بحث

ابحث عن المقالات والصفحات والمستندات وأعضاء هيئة التدريس المتميزين في هذا الموقع

Tujuan & Sasaran

Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Muhammadiyah Buton bertujuan menghasilkan sumber daya manusia yang unggul, profesional, berkarakter Islami, serta memiliki kemampuan dalam mengelola dan mengembangkan sektor agribisnis berbasis teknologi digital dan kewirausahaan maritim berkelanjutan.

Tujuan pengembangan Program Studi Agribisnis diarahkan untuk:

1. Menghasilkan Lulusan Agribisnis yang Kompeten dan Berdaya Saing

Menghasilkan lulusan Sarjana Agribisnis (S.P.) yang memiliki kemampuan akademik, keterampilan praktis berbasis Outcome-Based Education (OBE), karakter Islami, serta mampu beradaptasi dan berkontribusi dalam dunia kerja maupun dunia industri.


2. Mengembangkan Kompetensi Agribisnis Digital

Mewujudkan lulusan yang memiliki kemampuan dalam pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung pengelolaan agribisnis modern, meliputi:

  • Sistem informasi agribisnis;
  • Digital marketing;
  • E-commerce produk pertanian dan perikanan;
  • Analisis data bisnis;
  • Manajemen rantai pasok agrikultur-maritim.

3. Mencetak Wirausahawan Muda Agribisnis

Melahirkan generasi agripreneur yang mampu menciptakan, mengelola, dan mengembangkan usaha berbasis potensi lokal pertanian dan sumber daya maritim secara inovatif, bernilai tambah, dan berkelanjutan.


4. Menghasilkan Inovasi Melalui Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Mengembangkan penelitian dan pengabdian masyarakat yang menghasilkan solusi nyata bagi peningkatan produktivitas, nilai tambah produk, serta kesejahteraan masyarakat pertanian dan pesisir.


5. Memperluas Jejaring Kemitraan Strategis

Membangun kerja sama dengan berbagai pihak, baik pemerintah, industri, dunia usaha, perguruan tinggi, maupun masyarakat untuk memperkuat implementasi pendidikan, penelitian, pengabdian, serta pengembangan karier lulusan.



Sasaran Program Studi Agribisnis

Dalam mewujudkan visi dan tujuan pengembangannya, Program Studi Agribisnis menetapkan sasaran strategis sebagai berikut:

1. Peningkatan Mutu Pendidikan dan Pembelajaran

Meningkatkan kualitas penyelenggaraan pendidikan melalui:

  • Penguatan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE);
  • Pengembangan pembelajaran berbasis teknologi;
  • Peningkatan kualitas layanan akademik;
  • Peningkatan kepuasan mahasiswa terhadap proses pembelajaran.

2. Penguatan Kompetensi Digital Agribisnis

Meningkatkan kemampuan mahasiswa dan lulusan dalam bidang teknologi digital melalui:

  • Integrasi teknologi digital dalam pembelajaran;
  • Penguasaan aplikasi dan perangkat lunak agribisnis;
  • Sertifikasi kompetensi digital;
  • Pengembangan inovasi bisnis berbasis teknologi.

3. Pengembangan Jiwa Kewirausahaan Mahasiswa

Mendorong lahirnya wirausahawan muda melalui:

  • Pengembangan bisnis rintisan (start-up) agribisnis;
  • Inkubasi kewirausahaan mahasiswa;
  • Pengembangan usaha berbasis potensi lokal agrikultur-maritim;
  • Pendampingan pengelolaan usaha secara profesional.

4. Peningkatan Kualitas Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat

Meningkatkan kontribusi akademik melalui:

  • Peningkatan publikasi ilmiah dosen dan mahasiswa;
  • Pengembangan inovasi agribisnis;
  • Peningkatan perolehan Hak Kekayaan Intelektual (HKI);
  • Implementasi hasil penelitian untuk pemberdayaan masyarakat pertanian dan pesisir.

5. Penguatan Kerja Sama dan Jejaring Kemitraan

Mengembangkan kolaborasi strategis melalui:

  • Kerja sama dengan pemerintah daerah;
  • Kemitraan dengan dunia industri;
  • Program magang dan pengembangan karier mahasiswa;
  • Kolaborasi penelitian dan pengabdian;
  • Penguatan jaringan alumni.



Arah Pengembangan Program Studi

Sebagai bagian dari strategi pengembangan jangka panjang, Program Studi Agribisnis UM Buton diarahkan menjadi pusat unggulan Agribisnis Digital dan Kewirausahaan Maritim Berkelanjutan yang mampu menghasilkan lulusan berdaya saing regional, nasional, hingga global.

Pada periode 2024–2028, fokus utama pengembangan meliputi:

  • Implementasi penuh kurikulum berbasis OBE;
  • Integrasi literasi digital dan rantai pasok maritim;
  • Penguatan inovasi bisnis agribisnis;
  • Pengembangan pusat inkubasi kewirausahaan;
  • Peningkatan mutu akademik menuju akreditasi unggul.